PIYUNGANNEWS JAKARTA - Sekitar 1.000 personil gabungan Satpol PP dibantu jajaran Polda Metro Jaya Rabu (28/9) pagi ini akan memberangus permukiman warga di 4 RW Bukit Duri yang terdampak normalisasi Kali Ciliwung.
“Penertiban ini terkait normalisasi Kali Ciliwung oleh pemerintah pusat untuk mengatasi banjir yang puluhan tahun melanda kawasan Bukit Duri dan sekitarnya,” kata Walikota Jaksel, Tri Kurniadi, Rabu (28/9), dikutip Pos Kota.
Penggusuran ini ditolak warga Bukit Duri karena sengketa hukum masih berlangsung di Pengadilan. Beberapa tokoh juga turut menolak, salah satunya adalah tokoh keturunan Tionghoa Jaya Suprana yang terjun langsung di lokasi.
Dalam pernyataan yang beredar di sosial media, pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menulis begini...
“Penertiban ini terkait normalisasi Kali Ciliwung oleh pemerintah pusat untuk mengatasi banjir yang puluhan tahun melanda kawasan Bukit Duri dan sekitarnya,” kata Walikota Jaksel, Tri Kurniadi, Rabu (28/9), dikutip Pos Kota.
Penggusuran ini ditolak warga Bukit Duri karena sengketa hukum masih berlangsung di Pengadilan. Beberapa tokoh juga turut menolak, salah satunya adalah tokoh keturunan Tionghoa Jaya Suprana yang terjun langsung di lokasi.
Dalam pernyataan yang beredar di sosial media, pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menulis begini...

